KUTAI TIMUR – Siswi Kelas 10 SMAN 1 Sangatta Utara, Stevannie Rejune Christia Tangdilallo, terus menunjukkan potensi yang dimiliki dengan menorehkan berbagai prestasi gemilang dalam berbagai event kejuaraan Wushu yang diikuti.
Teranyar, setelah sukses menyandang atlet putri wushu sanda terbaik serta mendulang medali emas dalam event Sirkuit Nasional Wushu Sanda. Atlet Kutim ini juga mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Kutim dengan menjadi satu-satunya atlet yang saat ini tengah bersiap menghadapi kejuaraan dunia wushu junior Tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Jakarta pada Bulan Desember 2022 mendatang.
Dikonfirmasi terkait prestasi yang diperoleh oleh salah satu siswa didiknya, Kepala Sekolah SMAN 1 Sangatta Utara, Hasbi, menyampaikan apresiasi atas torehan prestasi Stevannie di bidang olahraga.
Dirinya juga menyebutkan bahwa pihak sekolah terus mendukung agar siswanya tersebut terus berkembang dan bisa menjadi atlet yang dapat mengharumkan nama kabupaten Kutim di berbagai event.
“Agar tidak ketinggalan pelajaran, kami juga memberikan tugas sekolah yang masih harus diselesaikan oleh Stevannie disela persiapan yang dilakukan dalam menghadapi event kejuaraan yang diikuti. Dia adalah salah satu murid yang berprestasi,” ujarnya, Jum’at (02/09/2022).
Dikonfirmasi terpisah, Ayah dari Stevannie Rejune Christia Tangdilallo, Opniel Tangdilallo, menyampaikan bahwa torehan prestasi yang diperoleh putri keduanya tersebut tak lepas dari pelatih yang menurutnya memiliki kompeten dan mempunyai visi dan misi yang terarah dan terprogram.
Dirinya berharap di tangan Marthen yang juga merupakan adik kandungnya tersebut, anak keduanya dapat memaksimalkan talenta yang dimiliki hingga dapat mengharumkan nama Kutim melalui Wushu.
“Dalam event serupa di Tahun 2019, Stevannie juga menyabet medali emas dan predikat yang sama namun bermain di kelas 48 Kg Pra Junior Putri dan belum lama ini dalam event Wushu All Games yang dilaksanakan di Jakarta juga berhasil menorehkan prestasi yang gemilang dengan menyabet Medali Perak,” ujar Opniel.
Tak lupa dirinya juga berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, KONI Provinsi Kalimantan Timur, Ketua Umum Pengprov Wushu Kalimantan Timur, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Timur serta KONI Kabupaten Kutai Timur yang selalu memberikan support dan perhatian.
“Stevannie memang punya potensi, namun saya berharap dia tetap fokus dan konsisten dalam pelatihan dan mengharumkan nama Kutim hingga tingkat dunia,” ujar Opniel yang juga merupakan Sekretaris Umum KONI Kutim, Sekretaris Umum Pengprov Wushu Kalimantan Timur serta dipercaya oleh organisasi beladiri dunia menjadi Representativee World Mix Martial Art’s Federation (WMMAF) Indonesia dan Asia Tenggara.
![]()














