KUTAI TIMUR – Kadisdik Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMK Persada yang pada Sabtu 4 Februari 2023 kemarin terbakar tidak akan terganggu dan tetap berjalan.
Hal tersebut diutarakannya dalam peninjauan lapangan yang dilakukan bersama dengan pihak sekolah terkait, cabang dinas UPT Pendidikan SMA/SMK provinsi di lokasi SMK Persada, Minggu (05/02/2023).
Dalam kesempatan itu juga dirinya memastikan bahwa pihaknya bersama dengan pihak sekolah dan juga cabang dinas UPT Pendidikan SMA/SMK provinsi telah melakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi terganggunya kegiatan KBM.
“Ada 4 kelas yang terbakar, yakni kelas 10 dan 11 untuk jurusan TKR dan TKJ. Solusinya adalah sementara menggunakan ruang rapat dan juga perpustakaan untuk ruang sementara,” ucapnya.
Dirinya mengatakan bahwa dari cabang UPT Dinas Pendidikan Provinsi juga akan menyiapkan berbagai keperluan untuk 2 kelas darurat yang disiapkan. Dibantu oleh pihak sekolah dan juga dinas yang dipimpinnya.
Sehingga, imbuhnya, untuk senin besok, tepatnya tanggal 06 Februari 2023, siswa SMK Persada dapat tetap mendapatkan pelajaran dan beraktifitas normal seperti sebelumnya meski dengan sedikit keterbatasan.
“Terkait kebutuhan akan mebeler (meja dan kursi), kita data, sebagian akan dipenuhi oleh UPT pendidikan provinsi, pihak sekolah juga hari ini melakukan penataan dan beres-beres untuk ruang kelas darurat yang disiapkan. Semua siswa tetap bisa belajar besok. Tidak ada yang sekolah melantai, meski darurat tapi tetap kita usahakan semaksimal mungkin,” jelasnya.(Q)
![]()














