KUTAI TIMUR – Danpomdam VI Mulawarman Kolonel Cpm Didin Sofyannadin meresmikan langsung Musholla Bilal yang dibangun di markas Subdenpom VI/1-3 Sangatta.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerjanya di wilayah Kutim tersebut juga diwarnai dengan pemberian arahan langsung kepada seluruh personel Subdenpom VI/1-3 Sangatta.
Dalam sambutannya, Kolonel Cpm Didin Sofyannadin berharap agar pembangunan musholla yang dilaksanakan oleh Subdenpom VI/1-3 Sangatta dengan dukungan dari PT KPC melalui program Corpirate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang terbesar di Kutim tersebut dapat memberi makna positif baik terjadap personel Subdenpom ataupun warga sekitar.
Danpomdam dengan tegas juga meminta agar suara adzan selalu dikumandangkan setiap memasuki waktu mengerjakan ibadah sholat, sehingga pemanfaatan musholla yang dibangun dengan dukungan dari PT KPC tersebut dapat benar-benar dirasakan manfaatnya dalam bidang keagamaan.
“Sesuai namanya, Musholla Bilal, saya harap adzan selalu dikumandangkan setiap memasuki sholat lima waktu, sehingga personel dan warga dapat menggunakan musholla ini untuk kegiatan ibadah dan meningkatkan iman dna taqwanya kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Lebih lanjut Danpomdam juga mengapresiasi langsung dukungan dari PT KPC yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh personel Subdenpom VI/1-3 Sangatta. Dirinya berharap melalui dukungan ini juga, silaturahmi antara perusahaan tambang batu bara tersebut dan juga Denpom dapat terus terjalin dengan baik.
“Kami apresiasi PT KPC yang telah mendukung kegiatan pembangunan Musholla Bilal. Semoga melalui hal ini komunikasi yang ada dapat semakin ditingkatkan pada berbagai hal lainnya yang manfaatnya dapat berefek pada lebih meningkatnya sinergitas antara TNI dan masyarakat di sekitar,” imbuhnya.
Merespon sambutan dari Danpomdam VI/Mulawarman, Manager External PT KPC Yordhen Ampung yang hadir mewakili management perusahaan menyampaikan bahwa support yang diberikan adalah bentuk kepedulian PT KPC dalam rangka memenuhi sarana ibadah masyarakat.
Menurut Yordhen, komunikasi dan dukungan Subdenpom dan KPC sangat baik dalam rangka menjaga kondusifitas. Dirinya juga menyebutkan bahwa KPC selain membantu dalam pembangunan Musholla, juga ada bantuan kecil lainnya dari perusahaan baik untuk instansi ataupun kelompok masyarakat.
“Meskipun kecil, kami harap ini bisa dipelihara dan dimanfaatkan sesuai tujuan pembangunan yakni peningkatan iman dan taqwa baik bagi personil ataupun masyarakat di sekitar,” ujarnya.
Mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Staf ahli pemerintahan bidang hukum dan politik Pemkab Kutim, Tejo Yuwono selain memberikan apresiasi atas sinergitas yang dibangun oleh KPC dan Subdenpom, juga secara langsung mengucapkan selamat datang kepada Danpomdam VI Mulawarman beserta rombongan.
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut dikarenakan adanya kegiatan diluar kota.
“Mudah-mudahan kolaborasi ini terus berlanjut ke program yang lebih baik sehingga lebih terlihat kerjasama dan sinergitas yang dibangun. Selamat datang Danpimdam, semoga melalui kunker kali ini personel Subdenpom semakin semangat,” katanya.
Sebelumnya, Dansubdenpom VI/1-3, Kapten Cpm Dandi Gunawan dalam laporan pertanggung jawabannya sebagai ketua panitia pembangunan Musholla Bilal menyampaikan bahwa dalam proses pembangunan Musholla tersebut dirinya telah berkoordinasi dengan Kemenag dan Bupati Kutim.
Sedangkan terkait proses pembangunan Musholla tersebut memakan waktu kurang lebih 4 bulan dan meski ada sedikit kekurangan, pembangunan tersebut dapat terselesaikan pada akhir bulan Mei 2022 lalu.
Dalam kesempatan itu dirinya juga menegaskan bahwa tujuan dari pembangunan musholla tersebut adalah untuk meningkatkan iman dan taqwa bagi personil serta meningkatkan sinergitas antara TNI dan masyarakat.
“Pembangunan musholla ini dilakukan secara swakelola. Kami sudah berkoordinasi dengan Kemenag dan mendapatkan izin dari Bupati dan Wakil Bupati. Pembangunan dilakukan di awal Bulan Februari 2022 dan selesai akhir bulan Mei 2022. Ada beberapa fasilitas penunjang yang belum terpenuhi karena terbatasnya anggaran. Semoga dengan dibangunnya musholla ini dapat menunjang kegiatan keagamaan dan meningkatkan imtaq personel,” tutupnya.(Q)
![]()














