KUTAI TIMUR – Seperti diketahui, Komisi D DPRD Kutai Timur (Kutim) membidangi sejumlah elemen yang erat kaitannya dengan kepentingan masyarakat. Untuk itu segala aspek dilakukan agar warga dapat sejahtera dengan hadirnya wakil rakyat.
Bidang itu meliputi keagamaan, pendidikan, kesehatan, sosial, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi, pemberdayaan perempuan, keluarga berencana dan keluarga sejahtera, tenaga kerja dan transmigrasi, kepemudaan dan olahraga, pariwisata, perpustakaan, museum, seni dan cagar budaya, serta HIV/AIDS dan narkotika.
Dari semua usulan dan kinerja yang digalakkan oleh anggota dewan, diharap mampu menyentuh langsung supaya masyarakat tidak kesulitan. Untuk itu, Agusriansyah Ridwan meyakini dan optimistis jika Komisi D mampu memaksimalkan keperluan umum di bidang-bidang tersebut.
Hal itu dapat ditelaah dari pengalaman kinerja dewan tahun sebelumnya. Menurutnya, komisi ini telah menjalankan pekerjaan, terutama yang berkaitan dengan Dinas Pendidikan dan Kesehatan dan SKPD lain.
“Pasti sudah banyak yang gol kalau 2021, semua itu bisa browsing di Google pada Portal Bappeda terkait laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2021, baik terutama di dinas pendidikan, kesehatan atau dinas lain,” jelas Politisi PKS itu.
Kendati kinerja 2022 belum bisa dilaporkan, namun ia sangat percaya jika hal itu juga dapat dipertanggungjawabkan kembali untuk progres kinerja tahun ini.
“Tentu karena anggaran masih proses dan berjalan, maka belum bisa dipaparkan secara kumulatif, hanya masih bisa secara pencapaian parsial saja,” tutupnya. (Adv-DPRD/YM)
![]()














