KUTAI TIMUR – Suksesnya penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup III 2022 Kutim tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama baik dari segenap panitia, Askab PSSI Kutim dan juga stakeholder terkait yang memberikan support atas berlangsungnya event olahraga yang diikuti oleh tim dari 18 kecamatan tersebut.
Dukungan penuh dari Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, atas penyelenggaraan event yang dilaksanakan selama sebulan penuh terhitung mulai tanggal 09 September – 09 Oktober 2022 itupun disinyalir menjadi salah satu kunci suksesnya kegiatan yang digelar di GOR Kudungga itu.
Hal tersebut diutarakan oleh Ali Mahmudi, Penanggung Jawab Turnamen Bupati Cup III 2022 saat ditemui di salah satu cafe di Teluk Lingga, Sangatta Utara, Jum’at (14/10/2022).
“Alhamdulilah kami dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Segenap panitia dengan kerjasama dan berusaha semaksimal mungkin memberikan persembahan yang optimal bagi masyarakat serta insan sepakbola di Kutim dengan menjadi penyelenggara yang baik,” paparnya.
Lebih lanjut dirinya juga menyampaikan bahwa metode menggelar turnamen yang diinisiasi oleh ‘The A Team’ ini juga dirasanya mempunyai efek domino yang mampu menggaungkan dan membangkitkan sepak bola di seluruh wilayah Kutim.
Sehingga, menurutnya, melalui event ini, talenta pesepak bola lokal Kutim juga dapat terjaring dengan maksimal. Hal itu terbukti dengan tercatatnya nama 32 pemain lokal dari berbagai kecamatan di Kutim oleh Askab PSSI Kutim yang akan dipersiapkan untuk mengisi dan memperkuat Persikutim.
Lanjut Ali yang juga merupakan pembina The A Team, komitmen pemerintah daerah terutama Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam segi pengarahan terhadap generasi muda ke kegiatan positif yang mengarah pada peningkatan kualitas SDM dibarengi dengan penjaringan dan regenerasi atlet olahraga lokal berprestasi juga terlihat jelas dalam momentum ini.
“Selaku pencinta sepak bola, saya secara pribadi sangat mengapresiasi langkah Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Dengan pelaksanaan turnamen seperti Bupati Cup ini, selain memberikan efek positif terhadap atmosfer dunia sepak bola di Kutim, juga akan berdampak pada peningkatan kualitas pemain, penyerapan atlet lokal berprestasi, serta peningkatan kualitas dan unsur sepak bola lainnya seperti wasit dan pelatih,” jelasnya.
![]()














