KUTAI TIMUR – Peningkatan pengawasan anak menurut anggota DPRD Kutim, Yan Ipuy perlu dilakukan oleh masyarakat, terutama di dapilnya untuk mencegah terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan seperti pengaruh narkotika.
Politisi Gerindra ini juga menekankan agar masyarakat memberikan bimbingan dan edukasi keagamaan sebagai benteng diri dan bekal anak dalam era digital. Dimana menurutnya di era saat ini, banyak masih diketemukan berbagai konten dan video yang beredar di internet dan berbagai sosial media yang dapat meracuni tumbuh kembang anak.
“Narkotika dan berbagai konten yang mengandung unsur pornografi dan berbau radikalisme menjadi musuh bersama. Kita harus jaga anak-anak kita dari berbagai hal negatif tersebut,” tegasnya.
Dirinya juga meminta agar kejadian beberapa waktu lalu, yakni dimana untuk kesekian kalinya ada warga yang dimangsa binatang buas di sungai tidak kembali terjadi, dengan tidak membiarkan anak-anak yang notabene adalah calon generasi penerus dan tulang punggung bangsa menjadi korban keganasan satwa endemik akibat kecerobohan dan kelalaian dalam pengawasan anak dari segi pemberian kebebasan untuk bermain.
Yan berpesan dengan tegas, bahwa seluruh masyarakat terutama yang ada di pesisir sungai khususnya, sebisa mungkin menjaga keluarganya terutama anak-anak. Jangan sekali-kali bermain atau mandi di sungai.
“Hal ini cukup menjadi pelajaran bagi kita semua. Jangan sampai hal serupa terulang kembali. Kita sudah mengetahui bersama, bahwa daerah Bengalon merupakan daerah yang juga menjadi salah satu tempat habitat Buaya berdiam. Banyaknya aliran sungai baik besar maupun kecil di wilayah Muara Bengalon menjadikan tempat ini sebagai tempat tinggal bagi binatang buas jenis buaya,” tutupnya. (Adv-DPRD/Q)
![]()














