KUTAI TIMUR – Dengan menggunakan jasa ekspedisi di Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Fraksi Rakyat Kutim (FRK) mengirimkan hasil perlombaan beserta harapan para korban banjir Sangatta, yang dihimpun melalui lomba foto jalan dan fasilitas rusak di Kutim secara digital pada bulan April lalu, kepada kepala daerah.
Dikatakan koordinator FRK, Risman, hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggapan rakyat kepada pemerintah yang belakangan ini diduga mulai menunjukkan ketidakberpihakannya terhadap masyarakat.
“Sebetulnya bisa saja kita kirimkan hasil lomba dan harapan warga Kutim langsung ke Bupati dan Wakil Bupati. Tetapi langkah ini kita tempuh untuk menjelaskan sesuatu yang tidak disadari pemerintah bahwa sesungguhnya telah terjadi kesenjangan pembangunan antara rakyat dengan pemangku kepentingan,” kata Aco, sapaan karibnya.
Maksudnya, lanjut Aco, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur semestinya harus membiasakan diri untuk berdialog dengan masyarakat agar terjadi kesesuaian antara apa yang disusun oleh pemerintah dengan kebutuhan penduduk di berbagai kecamatan.
Terlepas dari itu, mengenai lomba yang telah dilaksanakan berdasarkan data online melalui layanan google formulir sebanyak 15 peserta dari berbagai kecamatan turut mengirimkan potret kerusakan jalan dan fasilitas. Diungkapkan Risman, mayoritas partisipan memotret jalan rusak selebihnya fasilitas seperti halte dan sekolah dasar turut dikirimkan warga untuk diperlombakan.
“Juara satu lomba dimenangkan oleh peserta dari Kecamatan Sandaran yang memotret kerusakan sekolah dasar disana. Pengakuan peserta, sudah puluhan tahun sekolah itu berdiri namun kondisi bangunannya sungguh sangat memilukan seperti tidak tersentuh sedikitpun oleh pemerintah,” ungkap Aco.

Disamping itu ia mengungkapkan, pengiriman satu buah berkas dengan perihal “Harapan Warga Kutai Timur” ke kepala daerah juga memuat harapan korban banjir Sangatta pada bulan Maret, yang lalu.
Data sekunder tersebut, harapan korban banjir Sangatta, dikumpulkan pihaknya melalui pendataan online pada 4 bulan lalu. Kemudian FRK, sambungnya, memanfaatkan momentum kemerdekaan pada tahun 2022 ini buat mengirimkan ratusan harapan penyintas bencana alam kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur, dengan harapan, seluruh keinginan warga dapat dipenuhi.(*)
![]()














