KUTAI TIMUR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kutai Timur (Kutim), Kaltim, sukses gelar bimtek kecakapan wirausaha dengan melibatkan ratusan peserta. Bupati Ardiasyah Sulaiman pun secara langsung meminta pelatihan seperti ini bisa dilanjutkan tahun depan.
pelatihan kecakapan wirausaha yang di gelar Disdik Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Disdik Kutim sejak 9 Desember hinhga 15 Desember tersebut resmi ditutup Senin, (19/12/22) kemarin oleh Bupati Ardiansyah.
“Kegiatan kursus dan pelatihan seperti ini bisa dilanjutkan tahun depan tidak hanyabdindalam kota Sangatta saja. Melainkan bisa juga di laksanakan di 17 kecamatan yang ada di Kutim,” terang Ardiansyah dalam penutupan pelatihan kecakapan wirausaha tersebut.
Ardiansyah juga menambahkan, jika Pemkab Kutim sangat mendukung dalam penyusunan kurikulum kursus program pendidikan kecakapan wirausaha dapat di kembangkan dengan peraturan bupati.
“Sehingga kedepannya ada panduan untuk mengajarkan membatik ke sekolah formal dan non formal. Kepada Bapeda saya harap bisa mendukung perencanaan penganggaran juga,” terang pria kelahiran Muara Pahu, Kubar tersebut.
Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan peralatan perlengkapan kursus dan pelatihan menjahit dan peralatan pastri bakery senilai Rp. 269.229.000,- dari PT. KPC sangatta kepada lembaga SPNF SKB Sangatta Utara.
Penyerahan peralatan dan sarana pendukung kegiatan program pendidikan non formal oleh Bupati Kutim kepada SPNF SKB Sangatta Utara dan SPNF SKB Sangatta selatan. Penyerahan Piagam Penghargaan kepada peserta terbaik dalam mengikuti program PKW.
Serta penyerahan Peralatan dan bahan membatik kepada 40 peserta yang terbagi dalam 8 kelompok oleh Kepala Bidang PLS Disdik Kutim, seperti kompor listrik, kain, canting123, lilin, bahan pewarna, modul pembelajaran.
![]()














