KUTAI TIMUR – Pemerintah Daerah Kutim sampai sekarang masih terus berupaya menurunkan tingkat kemiskinan yang kembali naik pada saat pandemi hingga pasca pandemi dengan mendukung adanya berbagai kegiatan yang mendorong UMKM di Kutim untuk kembali tumbuh dan menggerakkan roda perekonomian.
Langkah tersebut didukung oleh DPRD Kutim yang menginginkan kembali berputarnya perekonomian di Kutim pasca pandemi dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh kabupaten penghasil batu bara dan sawit tersebut.
Menurut dia kondisi itu jika dilihat secara umum memang memprihatinkan mengingat Kutim secara geografis merupakan wilayah yang subur dengan berbagai potensi alamnya. Namun, akibat merebaknya Covid-19 3 tahun terakhir, peningkatan perekonomian masyarakat tidak terjadi dan malah mengalami hal sebaliknya.
“Oleh karena itu, semua pihak dan kehadiran pemerintah sangat diperlukan dalam penurunan angka kemiskinan tersebut. Segala upaya yang dikerahkan untuk menurunkan kemiskinan oleh Pemkab Kutim kami apresiasi dan dukung,” kata Politikus Gerindra dari Dapil II, Dr. Novel Tyty Paembonan, dalam konfirmasinya mengenai upaya pengoptimalan sektor pariwisata guna menurunkan tingkat kemiskinan baru-baru ini.
Dirinya juga menyarankan agar pemerintah daerah selain menghidupkan kembali UMKM, juga menggali potensi alam yang tersedia di kabupaten itu untuk menggairahkan kembali sektor pariwisata.
Dikatakan, sektor pariwisata perlu pembenahan agar animo masyarakat dari luar kabupaten dapat lebih mengenal objek wisatanya. Hal itu dapat dipasarkan dan digencarkan melalui medsos (media sosial).
“Jika sektor pariwisata bergairah, maka pelaku UMKM juga akan menikmati hasilnya,” tandasnya. (Adv-DPRD/Q)
![]()














