KUTAI TIMUR – Menyadari dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian masyarakat di wilayah kerja perusahaan, PT. Ganda Alam Makmur (GAM) pada bulan Maret 2021 lalu memberikan bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk melakukan Pengurusan Izin Industri Rumah Tangga (PIRT) yang berada di Desa Pengadan Baru, Kadungan Jaya, Bumi Etam, Bumi Rapak, Mata Air, Bukit Permata dan Desa Bumi Jaya.
Sebanyak 15 pelaku UMKM yang berada di 7 desa tersebut yang sebelumnya juga telah mendapat pembinaan dari PT. GAM terkait usaha yang digelutinya kini telah memiliki izin resmi untuk mengembangkan sayap, berinovasi dan berkompetensi dengan pelaku UMKM lainnya untuk meningkatkan perekonomian mereka yang sebelumnya sempat terpuruk akibat pandemic Covid -19.
Dengan dukungan yang diberikan oleh perusahaan, produk warga di 7 desa yang tergabung dalam 15 kelompok UMKM, kini tak hanya dapat dijual di warung, namun juga hingga retailer dan distributor, sehingga dengan jangkauan pasar yang lebih luas diharapkan tingkat perekonomian para warga tersebut juga dapat tumbuh dan berkembang secara signifikan.
”Macam-macam produk yang dihasilkan. Mulai dari makanan ringan seperti potato snack, pare krispi, bakery, hingga madu. Kami bantu semua pengurusan Perizinan Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk 15 usaha mikro tersebut ke Dinas PTSP & Dinas Kesehatan Kutai Timur. UMKM terbanyak berasal dari Desa Kadungan Jaya, ada 6 usaha mikro disana,” ujar GM Coorporate Communication PT. GAM, Heru Haryono Sunaryo, Senin (27/06/2022).
Diharapkan kedepannya, dengan izin usaha yang telah dimiliki, lanjut Heru, para pelaku UMKM dapat menjalankan usahanya dengan maksimal dari rumah dan terhubung ke customer melalui jaringan yang lebih luas serta melakukan adaptasi dan inovasi produk sehingga produk dapat di kenal.
Heru juga menyampaikan bahwa melalui pemberdayaan usaha mikro yang dilakukan diharapkan dapat membantu masyarakat terutama pelaku UMKM agar dapat menaikan kelas perekonomiannya melalui inisiatif dan kreatifitas masyarakat itu sendiri.
“Selain mendukung pemerintah untuk memperkuat perekonomian masyarakat, ini adalah salah satu cara perusahaan untuk meningkatkan ekonomi lokal dan mulai mempersiapkan kemandirian masyarakat sebelum memasuki fase pasca tambang,” tutupnya.(Q)
![]()














