KUTAI TIMUR – PT. Baja Murni Mandiri (BMM) kembali menggelar pendidikan dasar (Diksar) Satpam tingkat Gada Pratama Angkatan ke-52 dengan menggandeng berbagai pihak terkait mulai dari Polda Kaltim, Polres Kutim, BPJS Ketenagakerjaan hingga Jasa Raharja.
Hal tersebut dilakukan selain untuk menciptakan satpam yang mempunyai kualitas dan juga skill yang mumpuni, juga diharapkan peserta didik mendapatkan fasilitas penunjang dan asuransi selama mengikuti diksar yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kecamatan Sangatta Utara.
Dalam sambutannya mewakili Dirbinmas Polda Kaltim, Kasubditsatpampolsus Polda Kaltim, AKBP Ruskan, menghimbau agar peserta diksar memanfaatkan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan juga kinerjanya dalam melaksanakan tugas di lapangan.
“Ikuti diksar dengan serius, disiplin dan aktif bertanya jika ad hal yang belum dipahami. Tujuannya adalah belajar dan berlatih, tidak ada istilah malas malasan, jika ada waktu manfaatkan untuk belajar dan latihan,” himbaunya sat memberikan sambutan dihadapan 34 peserta, Senin (26/09/2022).
Dalam kesempatan itu juga, AKBP Ruskan juga mengapresiasi atensi dari Dandim 0909/Kutai Timur, Letkol Czi Heru Aprianto, yang menyempatkan diri hadir, mengikuti kegiatan pembukaan pelatihan dan meninjau langsung pelaksanaan diksar yang dilaksanakan mulai hari ini hingga 17 Oktober 2022 mendatang tersebut.
“Kami juga memberikan apresiasi terhadap Dandim 0909/Kutai Timur, Letkol Czi Heru Aprianto, yang hadir langsung dalam kegiatan diksar ini, sehingga meningkatkan motivasi para peserta untuk belajar dalam pelatihan ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur PT BMM, Eko Sugiarto, optimis dengan metode pembelajaran yang disusun dengan kurikulum pembelajaran yang sangat tepat bagi siswa yang disertai dengan sarana dan prasarana belajar yang sangat memadai, perusahaan miliknya tersebut dapat membuat peserta lebih mengenal dan memaksimalkan potensi diri dan kinerjanya seusai mengikuti pelatihan.
“Dengan cover dari pihak BPJS dan juga Jasa Raharja untuk peserta, panitia dan instruktur dapat melaksanakan kegiatan dengan tenang. Sistem pembelajaran yang kami suguhkan dengan instruktur yang kompeten dipastikan menghasilkan satpam yang mempunyai disiplin dan rasa tanggung jawab tinggi untuk mengatasi berbagai situasi,” paparnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh perusahan yang dipimpinnya tersebut difokuskan dalam pembinaan dan pengembangan serta etika profesi personal satpam.
Menambahkan, Dandim 0909/Kutai Timur, Letkol Czi Heru Aprianto, berharap peserta mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan meningkatkan pengetahuan atas profesi yang dijalani, sehingga kedepannya dalam bertugas dapat bekerja dengan baik dalam menjamin keamanan di tempat kerjanya.
“Kami berharap peserta dapat mengikuti materi yang disampaikan oleh para instruktur dengan bersungguh-sungguh,” tutupnya.(Q).
![]()














