KUTAI TIMUR – Potensi perairan laut yang dimiliki oleh Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memang sangat luar biasa. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan melibatkan para pihak terkait terus berupaya mempromosikan potensi bahari tersebut. Satu diantaranya adalah melalui turnamen memancing bertaraf internasional bertajuk “Fishing Tournament Bupati Cup 2022″ yang digelar belum lama ini.
Kegiatan yang diprakarsai Pemkab Kutim bersama Sangatta Fishing Community itu menjadi rangkaian awal menuju pelaksanaan “Sail Sangkukirang” yang rencananya dilaksanakan pada 2024 nanti. Turnamen memancing yang dibuka langsung oleh Bupati Kutim, H Ardiansyah Sulaiman, itu menyediakan total hadiah fantastis hingga Rp 300 juta. Selain hadiah yang wah, daya tarik perairan Kutim dianggap menarik dan diminati peserta lokal, nasional hingga internasional. Turnamen mancing kali ini benar-benar menarik perhatian para mancing mania. Hal itu dapat terlihat dari banyaknya peserta yang jumlahnya mencapai puluhan. Dari lingkup Kutim, luar daerah. Seperti kabupaten dan kota tetangga, Provinsi Kaltara, Bali, Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Medan, Banjarmasin. Bahkan ada peserta yang datang jauh-jauh dari negeri jiran Malaysia.
“Pastinya turnamen ini menjadi tahapan menuju Sail Sangkulirang 2024 nanti,” sebut Ardiansyah belum lama ini.
Untuk itu Ardiansyah berharap melalui turnamen mancing ini promosi wisata bahari lebih dikenal sekaligus mendukung rencana pelaksanaan Sail Sangkulirang 2024. Selain itu, sambung Ardiansyah, kegiatan ini tentunya juga menjadi momen untuk meningkatkan silaturahmi diantara para pehobi memancing atau mancing mania. Sekaligus mempromosikan spot-spot memancing di Kutim, Sangatta khususnya. Agar kemudian menjadi bagian dari promosi wisata bahari di daerah ini.
Turnamen mancing waktu akan dilaksanakan mengambil lokasi disekitar perairan Sangatta. Tepatnya di TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di Kenyamukan, Sangatta Utara. Total ada 68 peserta yang ikut dalam turnamen. Untuk turnamen ini panitia menyiapkan hadiah untuk juara ikan terberat 1, 2 dan 3. Berikutnya juara spesies Tenggiri, Tuna, Travelly, Kakap dan Kerapu. Selain itu akan ada kategori juara kapten kapal terbaik.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kutim bersama Sangatta Fishing Community. Sebagai rangkaian awal menuju pelaksanaan Sail Sangkulirang 2024. Memperkenalkan potensi wisata bahari yang dimiliki Kutim. Sekaligus mempromosikan spot-spot memancing di Kutim, Sangatta khususnya. Turnamen ini juga menjadi momen untuk meningkatkan silaturahmi diantara para pehobi memancing atau mancing mania. (Adv-Kominfo/Fj)
![]()














