KUTAI TIMUR – Anggota DPRD Kutim, Hephnie Armansyah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menghimbau kepada para pemuda agar hati-hati dalam bergabung dengan organisasi yang baru dikenalnya. Melakukan penelaahan serta melihat paham yang dianut oleh organisasi tersebut agar tidak terseret ke organisasi yang bersifat radikal.
Oleh karena itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan ini berharap para pemuda Kutim lebih cerdas dan bijak dalam menilai arah suatu organisasi sebelum memutuskan untuk bergabung dan menjadi anggota.
Hal tersebut diutarakannya sebagai pengingat akan bahaya radikalisme di era keterbukaan informasi dan juga pesatnya perkembangan teknologi saat ini yang dikhawatirkan dapat menjadi pintu masuk paham yang dapat merusak generasi penerus bangsa.
“Makanya harus cerdas dalam memilih organisasi dan tidak takut untuk menjadi pemuda yang aktif dalam studi dan organisasi,” ujarnya.
Dirinya juga menghimbau agar pemuda harus menjadi kreator peradaban. Pasalnya dalam sejarah peradaban bangsa Indonesia, pemuda selalu tampil sebagai tokoh yang berperan penting. Karena dalam sejarah pergerakan dan kemerdekaan bangsa, para pemuda selalu menjadi aktor penggerak.
Tidak hanya itu, lanjutnya, pemuda juga harus memiliki sifat yang rendah hati, tidak sombong dan memiliki jiwa dan akhlak yang mulia. Hal itu, tentunya sebagai salah satu perwujudan dari semboyan excellence with morality.
“Karenanya pemuda harus berani mengambil peran penting dalam membangun sejarah peradaban bangsa. Pemuda harus terus belajar dan bekerja keras serta terus berupaya meningkatkan skill yang dimiliki,” tambahnya.(Adv-DPRD/Q)
![]()














