KUTAI TIMUR – Instansi Satpol PP menjadi salah satu dinas yang terpenting di setiap daerah Kabupaten/Kota. Karena, Satpol PP menjadi instansi penegak perda dan penggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar.
Keberadaan Satpol PP juga harus mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten/Kota.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kutai Timur, Didi Herdiansyah mengungkapkan, selama ini pihaknya hanya mendapat anggaran sebesar Rp1,5 M pertahunnya, nilai ini sangat minim. Dimana, pihaknya juga perlu melakukan pengadaan sarana prasarana pendukung untuk memaksimalkan kinerjanya. Namun, selama ini hal tersebut belum dapat terwujud.
“Anggaran yang sangat minim, kami tidak bisa melakukan pengadaan sarana prasarana pendukung untuk memaksimalkan kerjanya,” ungkapnya.
Menurut Didi, ada beberapa sarana prasarana yang sangat kurang dan tidak dimiliki di Kabupaten Kutai Timur. Seperti truk pengangkut barang, kendaraan operasional, mobil patwal idealnya ada 3 unit. Namun, ia hanya punya 1 unit dan kondisinya tidak layak. Kemudian, kendaraan operasional roda empat, roda dua dan yang lainnya.
“Sarpras yang kami miliki sangatlah minim dan tidak mendukung kinerja kami. Ada beberapa sarpras yang kami butuhkan seperti truk pengangkut barang, kendaraan operasional dan yang lainnya,” ujarnya.
Didi menambahkan, dengan adanya kendaraan operasional maka akan mempermudah tugasnya untuk memonitoring aset-aset yang dimiliki oleh Pemkab. (Adv-Kominfo/N)
![]()














